Postingan

LIHATLAH: ALLAH TETAP BEKERJA

Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah (Mal 3:6) Sebelum naik ke Surga, Yesus memberikan mandatNya bagi para murid untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil kepada segala makhluk. Ini perintah tertinggi dari otoritas tertinggi kepada semua murid dan perintah itu berlaku secara progresif sampai saat ini. Artinya, setiap murid Tuhan yang ada dari zaman ke zaman, telah mengikatkan dirinya di dalam perintah itu dan menerima serta berkewajiban melaksanakannya. Tugas itu bukan hanya diemban oleh Rasul-rasul tetapi dibebankan kepada semua orang percaya. Dengan demikian, meskipun telah naik ke Surga, Dia tetap ada di dalam dunia melalui seorang penolong yang dikirim khusus kepada kita semua yaitu Roh Kudus. Kita Punya Tanda-tanda Ajaib Turut menyertai perintah itu, di dalam setiap pelayanan pemberitaan Injil, akan muncul tanda-tanda. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya (Markus 1...

ALLAH KITA BESAR: SEMBUHLAH !

Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah. (Maz 96:4) Allah kita adalah Allah yang besar. Kebesaran Allah dengan segala kuasaNya adalah sebuah cara pandang kita dalam menerima dan memahami eksistensi diriNya. Ketakberdayaan kita menghadapi masalah terjadi karena kita terlalu memberi tempat pada masalah-masalah itu dan memandangnya sebagai sesuatu yang besar. Saking besarnya, kapasitasnya melebihi kebesaran Allah di dalam cara pandang kita. Diawali dalam pikiran kita sendiri. Kita membangun suatu sistem berfikir yang memihak segala bentuk permasalahan dan pergumulan, daripada memberi tempat pada Allah, sumber segala penyelesaian masalah. Singkirkan Pengaruh Dunia Memang demikianlah cara pandang dunia. Rasio, logika dan perasaan menjadi faktor utama yang mengendalikan pikiran kita daripada menyadari betapa pentingnya Allah bagi kita. Cara berfikir kita telah membuat kita menjadi serupa dengan dunia. Warna kulit kita mulai beradaptasi dengan lingku...

MENGAPA KITA BANGUN DAN JATUH LAGI?

Sebagian dari naskah buku PERSONAL REVIVAL yang akan terbit tahun 2009. Nantikan dan Doakan ! (gloryofgodmin@gmail.com) Suatu ketika, seseorang datang dan bertanya pada saya. “Mengapa saya seringkali jatuh bangun di dalam kehidupan rohani?” Saya tidak terkejut dengan pertanyaan yang sudah lazim ini. Dimanapun, persoalan dan pergumulan berkepanjangan anak-anak Tuhan selalu sama. Hidup rohani mereka stagnan dan kuasa terobosan tidak bertahan di dalam diri mereka. Ada satu titik di dalam kehidupan rohani, sarat dengan gairah, sukacita dan kerinduan akan Tuhan. Rasanya anda tidak bisa lepas dari hadirat Allah. Rasanya anda tidak sabar berdoa atau membaca Alkitab. Tidak sabar menunggu datangnya hari minggu untuk beribadah. Tetapi pengalaman tersebut tidak bertahan lama. Seketika, stamina rohani turun drastis ke titik paling rendah. Roh yang semula menyala-nyala meredup kembali. Anda yang semula penuh gairah, tiba-tiba dingin dan menjauh dari Tuhan. Roh malas mulai menancapkan pengaruhnya ke...

RAHASIA INTIM DENGAN TUHAN

Menang terhadap Tekanan Rohani Oleh: Ev. Dr. Sonny Eli Zaluchu gloryofgodmin@gmail.com Tekanan rohani biasanya muncul di dalam suasana keintiman kita dengan Tuhan. Pada waktu berdoa ataupun sewaktu melakukan pujian penyembahan. Tekanan yang terjadi menyebabkan sebuah situasi yang dirasakan mengikat atau menekan di dalam roh kita pada saat terhubung denganNya. Saya merasakan sesuatu tetapi saya tidak tahu itu apa. Dinamika di dalam roh kita yang sedang tertekan, dapat membawa pengaruh pada fisik dan kejiwaan kita. Tekanan ini dapat berlanjut pada tingkat stressing yang tinggi. Aktifitas manusia terganggu dan tanpa semangat. Maka yang terjadi, kita mulai enggan berdoa, malas mengambil waktu untuk saat teduh pribadi, jauh dari hadapan Tuhan. Hubungan dengan Tuhan menjadi sesuatu yang rutin dan membosankan. Apakah yang sedang terjadi? Tapi saat ini saya sedang berapi-api di dalam Tuhan. Tapi kita tidak mendapatkan sesuatu. Di dalam tekanan ini, manusia umumnya tidak berdaya. Ada sebuah t...

PENYAKIT YANG MEMATIKAN KOMSEL

Bahan Seminar KOMSEL: Mengenali 6 Penyakit Mematikan KOMSEL Oleh : Dr. Sonny Eli Zaluchu (GPdI Hermon Tanahmas Semarang) Komsel adalah sebuah persekutuan dalam lingkup kecil. Diharapkan melalui persekutuan ini, setiap orang percaya dapat saling membangun kerohanian, saling menopang satu dengan lainnya dan mengalami Kristus secara nyata melalui sharing firman, pujian penyembahan dan sharing kehidupan antar anggotanya. Di dalam unit terkecil ini dapat berlangsung pembinaan dan pemuridan secara lebih efektif lagi terhadap anggota gereja yang jemaatnya ratusan bahkan ribuan, yang tidak mungkin terjangkau melalui penggembalaan terpusat. Bahkan, melalui kelompok kecil ini, gereja dapat mengalami pelipatgandaan jemaat melalui jiwa-jiwa baru yang dimenangkan melalui komsel. Dengan demikian, komsel dapat menjadi sebuah unit pemuridan dan pelipatgandaan gereja, jika komsel tersebut benar-benar dijalankan sebagaimana mestinya. Faktanya, ada beberapa gereja yang komselnya mengalami stagnasi untuk ...

TAHUN BERBUAH-BUAH

Kalau anda diberkati dengan artikel ini, forwardlah kepada teman anda  Berikan kesaksian atau komentar di gloryofgodmin@gmail.com Tuhan memberkati ! Apa yang anda bayangkan ketika menyebutkan kata “berbuah”. Jika anda seorang petani, maka pastilah jelas maknanya. Setiap benih padi yang ditanam, menjadi tumbuh dan berbuah bulir-bulir gandum. Juga jika anda seorang pengusaha. Berbuah berarti setiap usaha yang anda kelola atau kerjakan, menghasilkan buah yang banyak sehingga membawa keuntungan secara ekonomis. Bagaimana jika anda adalah seorang pekerja? Berbuah di dalam pekerjaan bisa berarti banyak. Salah satunya adalah berhasil di dalam jenjang karir, mendapat promosi dan menduduki posisi yang semakin baik. Berdasarkan kenyataan tersebut, siapapun dia, di dalam bidang manapun, pasti menginginkan, apa yang dikerjakannya berbuah keberhasilan. Tentu akan lucu jadinya, jika seseorang yang menabur benih, menginginkan hal yang sebaliknya, yakni berharap agar benih itu tidak tumbuh atau tidak ...

BETHLEHEM: KOTA ROTI YANG TIDAK PUNYA ROTI

Artikel ini dimuat di Suara Merdeka Minggu, 28 Des 2008 http://gaya.suaramerdeka.com/index.php?id=384 Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki bahkan tidur satu malam di kota Bethlehem. Keinginan yang lama mengendap itu terlampiaskan. Berkali-kali dalam kunjungan ke Timur Tengah, saya gagal masuk kota ini. Hambatan yang paling utama adalah soal keamanan dan situasi politik yang tidak stabil. Terlebih saya memasukinya dari arah Israel dan ini membuat perjalanan menjadi tidak mudah. Mengapa? Kota Bethlehem adalah kota yang sarat konflik dan diperebutkan oleh Palestina dan Israel. Di masa intifada, kota ini menjadi salah satu basis perjuangan Palestina. Pada waktu otoritas Palestina akhirnya berkuasa atas Bethlehem, Israel mempersulit akses keluar masuk kota ini. Diperlukan pemeriksaan keamanan yang cukup ketat oleh tentara Israel di pintu perbatasan. Dengan muka yang galak, dan persenjataan lengkap, mereka naik ke bus dan memeriksa setiap penumpang serta mencocokan wajah dengan foto yang te...