Selasa, September 03, 2013

ROSH HASHANAH 5774: Ps. Sonny Prophetic Insight

Dapat dikutip atau dirujuk atau diterbitkan di buletin gereja dengan menyebut sumbernya, 
agar tidak dituduh plagiat dan berdosa karena menjiplak karya orang lain!

Hari ini 4 Sept 2013 kita memasuki tahun baru dalam kalender Yahudi 5774 atau dinamakan juga tahun Ayin Daleth. Tepat jam 6pm waktu Israel atau 10pm waktu Indonesia, perayaan dan doa memasuki tahun baru, dimulai. Shofar dibunyikan dan doa untuk harapan ditahun yang baru diucapkan di awal tahun. Sekaligus di saat yang sama kita mengoreksi diri untuk memperbaiki hidup sehingga berkat di tahun yang akan dijalani, tidak terhambat. Biasanya ditekankan bahwa awal tahun adalah awal dari sebuah perubahan yang baru. Rosh artinya awal atau kepala sedangkan Shanah dari kata Shinuii yang artinya perubahan. Dari sana dikatakan bahwa Rosh Hashanah, selain menjadi head of the year juga menjadi satu titik balik bagi setiap orang, untuk sebuah awal yang baru dan baik, di dalam kehidupannya. Segala sesuatu yang dimulai dengan baik pada titik awal, tentu akan mengalirkan yang baik dan berakhir dengan baik !

Apa relevansinya buat kita?

Pertama, setting Tuhan untuk tiap Rosh Hashanah adalah awal dari sebuah perubahan; yang tidak baik jadi baik; yang tertutup jadi terbuka; yang turun jadi naik, yang berdosa jadi bertobat, yang terhambat jadi lancar, dsb. Itu sebabnya, di awal tahun semua orang datang kepada Tuhan untuk berdoa dan meminta agar apa yang tidak baik selama tahun yang sudah di lewati, menjadi baik dan dipulihkan di tahun yang akan di lewati. Semua orang tentu ingin mengalami perubahan dan perubahan itu mengarah pada sesuatu yang lebih baik dari kondisi sebelumnya. Ini kesempatan kita untuk memperbaiki hidup dan merubahnya menjadi sesuatu yang selaras dengan kehendak Tuhan. Kita tinggalkan semua hal yang selama ini mendukakan hatiNya dan kita buat komitmen hidup baru. Hendaknya kita menjadi satu ciptaan baru di dalam Tuhan. 2 Korintus 5:17:  “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Kedua, ada tradisi dalam keluarga mengawali tahun dengan memakan kepala ikan sambil mengucapkan doa: "she nihye ka ROSH ve lo la zanav". Doa tersebut adalah ungkapan profetik yang lahir dari Ulangan 28:13-14: TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya." Ada dua esensi penting untuk menjadi KEPALA (ROSH) yakni  mendengar serta taat pada perintah Tuhan (on His track) dan tetap menyembahNya sebagai satu-satunya Tuhan dan tuan di dalam hidup ini (tidak boleh ada berhala apapun dalam hidup ini yang menggeser posisi Tuhan, seperti karir, kekuasaan, materi, harta, manusia, dsb). Dalam awal tahun kita secara profetik berdoa dan memateraikan semua itu bahwa “Aku akan menjadi kepala (Rosh) dan bukan ekor (zanav)”.

Ketiga, daleth adalah abjad keempat dalam susunan huruf Yahudi. Bentuknya seperti ini: D Itu adalah gambaran sebuah tempat berteduh atau sebuah tudung ! Disitu ada dinding untuk bersandar dan atap untuk bernaung. Maka sepanjang tahun ini hanya orang-orang yang berada dalam tudung Tuhan dan yang bersandar kepadaNya, itulah yang menerima buah berkat. Hal itu dengan sendirinya mengingatkan kita untuk mempertahankan diri, tetap berada di dalam tudung Tuhan, apapun yang terjadi di dalam hidup ini. Tetap bersadnar kepadaNya, apapun situasi kita. Tudung itu bicara tentang covering, proteksi, pemenuhan kebutuhan dan hubungan intim dengan Tuhan. Sedangkan sandaran bicara tentang kekuatan, topangan dan kelegaan. Ingat anak yang keluar dari rumah bapanya? Semua hartanya habis, dia jadi pendosa dan kehidupannya down grade. Sebaliknya, di dalam tudung Tuhan, kita akan terus dipelihara dan dibawaNya naik dan bukan turun. Bukankah untuk menjadi kepala, Tuhan yang mengangkat seseorang? Bukankah Tuhan yang mempromosikan? Mazmur 75:7-8 “Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya peninggian itu, tetapi Allah adalah Hakim: direndahkan-Nya yang satu dan ditinggikan-Nya yang lain.”

Keempat, secara khusus Daleth artinya pintu (door). Maka janji Tuhan bagi tiap orang dalam tudungNya akan berhadapan dengan pintu yang terbuka ! Tidak lagi tertutup sehingga tidak dapat anda masuki, tetapi Tuhan sendiri yang membukanya. Saat kakimu melangkah melewati pintu itu, Tuhan bawa kita ke dalam satu masa transisi yang akan membawa kita dari satu tempat lama menuju tempat baru ! Hanya ingat, iblis juga bisa buka pintu. Pastikan pintu yang anda masuki itu adalah pintu yang dibuka oleh Tuhan. Tidak semua pintu terbuka adalah peluang dari Tuhan. Kita harus pastikan, itu pintu yang dibuka oleh Tuhan. Dan, apapun pintu yang dibuka Tuhan akan membawa kita ke anak tangga yang naik, bukan turun. Tahun ini kita akan menemukan pintu-pintu yang akan Tuhan pakai mentransisikan hidup kita menuju keadaan yang lebih baik. Hanya, berhati-hatilah mengamati pintu itu dan pastikan itu dibuka oleh Tuhan. Seperti apapun manusia menutup pintu, Tuhan akan membukakannya bagi kita.

Demikian prophetic insight saya menyongsong tahun baru Yahudi 5774, yang tentu saja membawa dampak secara spiritual di dalam hidup rohani kita orang Kristen. Mengapa? Melalui iman kepada Kristus, kita di bawa dalam perjanjian rohani antara Tuhan dengan bapa Abraham, leluhur DNA Israel. 

Berkat bapa Abraham, bapa Ishak dan bapa Israel turun dalam hidup kita sekalian. 
she nihye ka ROSH ve lo la zanav ! Sepanjang tahun ini aku menjadi kepala dan bukan ekor !

From Ps Sonny Zaluchu - Golden Gate Community Church (G2CC) Semarang
We are Messianic Community

(286B31AD or gloryofgodmin@gmail.com) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar