Jumat, Februari 26, 2016

DOA BAPA KAMI


Ada sebuah gereja di lereng bukit Zaitun yang dibangun di atas reruntuhan gereja Byzantium. gereja ini ditandai sebagai tempat Yesus mengajar muird-muridNya, DOA BAPA KAMI. Makanya di dinding gereja itu, penuh dengan doa bapa kami di dalam berbagai bahasa di dunia, termasuk dari Indonesia. Mengapa Yesus mengajar demikian? Di zaman Yesus, tidak ada doa pribadi. Kalau orang mau berdoa, harus datang pada Imam atau ke Bait Allah. Di situlah Yesus mengubah konsep doa di benak murid-muridNya bahwa doa dapat (1) dilakukan pribadi dan dapat (2) dilakukan dimana saja dan (3) dipanjatkan kepada Bapa sebagai anak. Ada dua hal penting di dalam doa Bapa Kami. Pertama, ada bagian Bapa dan ada bagian kita. Bagian bapa bersyarat, jika bagian kita sudah di lakukan. Kedua, bagian kita adalah 'mengampuni'. Disitu kata 'mengampuni' satu-satunya kata kerja. Artinya, itu perintah yang harus kita kerjakan sebagai bagian kita. Kalau mau mengampuni maka bagian Bapa baru akan terjadi di dalam diri kita. Menarik bukan? Ikuti pesan-pesan Holyland Ps. Sonny Zaluchu di BB 2B03FD54. 

Ada tour khusus yang sangat lengkap 12-23 Mei 2016 ke Holyland berupa Bible Study. Tertarik belajar BIBLE STUDY langsung di Tanah Perjanjian? Segera daftar di 081325854343 biaya all in untuk 12 hari USD 2.350. Jika pengajaran ini jadi berkat buat anda, pls tag di wall FB anda atau di share. Toda raba

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar