Minggu, April 05, 2009

A NEW HIDDEN WINE

Ada salah satu bagian di dalam Bible yang menulis begini. Tepatnya di dalam Amos 9:13, "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman TUHAN, "bahwa pembajak akan tepat menyusul penuai dan pengirik buah anggur penabur benih; gunung-gunung akan meniriskan anggur baru dan segala bukit akan kebanjiran.”

Saya sangat menyukai istilah "anggur baru" yang di dalam arti sesunguhnya, bukanlah anggur yang baru diproduksi (new wine) tetapi anggur yang baru dibuka, anggur yang sudah lama dibuat, tersimpan dan kemudian baru dibuka (new hidden wine). Tentu saja berbeda bukan? Sebuah anggur akan makin istimewa di dalam citarasa dan juga harga jika anggur itu semakin lama disimpan. Orang lebih senang menikmatinya ! Luar biasa Tuhan. Dia memberikan "anggur" seperti itu bagi kita. Banyak hal yang tersimpan lama di gudangNya. Entah itu berwujud kesembuhan, solusi, pertolongan, pemulihan, promosi, sukacita, hati yang baru atau sejumlah berkat lain; semua sebetulnya telah Tuhan sediakan. Itu gunanya kita berdoa, agar apa yang tersimpan bagi kita sedemikian lama itu, dapat segera kita dapatkan. Itulah yang secara rohani memaknai a new hidden wine. Pertanyaannya adalah, mengapa itu tidak kunjung kita dapatkan? Tidak segera kita peroleh? Jawabannya ada di bagian atas perikop. Amos 9:11 menulis begini "Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh..."


Ya, kita perlu kembali ke "Pondok Daud" untuk mendapatkan kembali a new hidden wine itu. Sebuah "pondok" tempat pujian dan penyembahan diletakkan sebagai korban dengan dupa yang yang harum di hadapan Tuhan. Sebuah pondok dimana kita terhubung dengan Tuhan secara pribadi dalam sebuah keintiman. Kuncinya adalah intimacy. Hubungan yang luar biasa dengan Tuhan telah membuat Daud menjadi satu dari sedikit tokoh Alkitab, mengalami banyak berkat dan terobosan di dalam hidupnya. Tabernacle of David adalah sebuah tempat dimana manusia berjumpa dengan Allah-nya. Di sana ada perjumpaan dan keintiman !

Masalahnya adalah, keintiman kita dengan Tuhan sudah mulai tergerus oleh kesibukan. Entah itu sibuk pelayanan dan sibuk bekerja. Tidak ada yang salah dengan semua itu. Persoalannya adalah, jangan sampai aktifitas pelayanan dan pekerjaan, menggeser posisi Tuhan di dalam hidup kita. Kalau hal ini terjadi, maka rohani mulai kering, kita jadi stagnan, dan menimbun banyak persoalan. Bagaimanakah keintiman anda dengan Tuhan belakangan ini?

Ya, kesibukan adalah sebuah hal klasik yang membunuh keintiman dengan Tuhan. Inilah yang menyebabkan, mengapa "sesuatu" yang seharusnya sudah tersedia bagi kita, menjadi gagal kita dapatkan. Mari kita semua kembali ke pondok Daud. Bangun hubungan kembali dengan Tuhan dan lihatlah, a new hidden wine itu, dapat anda nikmati. Bukan hanya itu, firman Tuhan memberi sebuah janji yang luar biasa, “pembajak akan tepat menyusul penuai” Bukankah itu yang disebut percepatan? Dia akan mempercepat banyak banyak hal di dalma hidup ini. Mempercepat penyelesaian, mempercepat datangnya pertolongan, segera mempromosikan, membawa kita di dalam berbagai shortcut yang membawa breakthrough. Betapa indahnya !

"Bagaimana hubunganmu dengan Tuhan belakangan ini?" Jika terasa sudah jauh, Dia sedang menunggu anda untuk berbalik kepadaNya. Apakah anda ingat lagu ini, “Kau ku rindu…Kaulah yang kuperlukan…yang kurindu…berada di dekatMu” Coba nyanyikan dan nikmati apa yang sudah lama hilang di dalam hidupmu.
(sonny eli zaluchu / http://sonnyelizaluchu.blogspot.com)

1 komentar:

  1. You’re all I want
    You’re all I’ve ever needed
    You’re all I want
    Help me know You are near

    luar biasa...

    BalasHapus